Selamat Datang,...Blog ini hanya ingin berbagi dan sharing bersama,....

Jumat, 21 Maret 2014

Sebuah Rindu

Bahkan untuk menjadi sesuatu yang kamu banggakan saja , aku tak pantas …..
Pujian pun tak begitu layak di layangkan…..
Sebab benar menjadi angan  yang tak menjanjikan itu akan hilang
Dan sangat melelahkan ….

Bukankah sudah kukatakan,
Bahwa aku bukan pemburu rindu ….
Tapi kan ku habisi ia satu persatu meski harus membuat ku patah …

Jika rindu itu benang,
Mungkin saat ini ribuan baju penghangat telah memelukku 
dengan erat ….
Pun jika rindu itu ialah digaji,
Maka detik ini aku menjadi miliader berteman harta berlimpah ….

Bukankah lebih baik aku pura – pura tegar,
Saat berargumen sengit lalu kamu perlahan membenciku,
Lalu aku menangis …

Bukankah lebih baik dari rindu,
Itu kamu yang merenggut semua oksigen,
Kemudian aku berhenti bernafas ….


Dari sebuah rindu kekasih hati yang kucintai,…. Saranghaeo sayankkk,…. 

Senin, 17 Maret 2014

CERMIN

Terlihat maya yang terlihat karena bias cahaya yang memantul,..  saat fokus hanya melihat satu sudut pandang saja,.. memantapkan setiap gerak tuk mencapai fokus yang diinginkan,.. telah berjalan dan sedang berlangsung secara semestinya,… kadang apa yang diinginkan dan di citakan itu terlihat mudah, sehingga pacuan tuk lebih semakin menurun,.. konsistensi dan komitmen sangat diperlukan dalam mencapai nya…. Merasakan terlebih dahulu rasa apa yang akan engkau buat tentang rasa,.. saat engkau melihat dirimu.. engkau akan sadar apa yang engkau lakukan sebelum tindakan itu bertindak,… berbagi rasa itu pun tak akan sama ,.. layaknya sebuah cermin,.. terlihat maya namun menyerupai akan aslinya, terlihat lebih baik bahkan lebih buruk dari apa yang sedang menjadi bias,… banyaknya cahaya yang datang dan membuat pantulan itu sangat menentukan,.. seberapa tetap atau berubah-ubah cahaya itu datang menghampiri,… J

Jumat, 21 Februari 2014

Brownis kukus pisang ala bintang

BAHAN :

  • 6 bh pisang raja, iris panjang tipis. hehehe , boleh juga pisang lilin. sesuai selera
  • 4 kuning telur
  • 2 putih telur
  • 115 gr gula pasir, atau secukupnya
  • 25 gr tepung terigu
  • 25 gr cokelat bubuk
  • 1/4 sdt baking powder
  • 60 gr mentega cair, lebih bagus klo pakai blue band atau simas, dari pada yang kiloaan
  • 25 gr dark cooking chocolate
BAHAN OLESAN :
  • 150 gr dark cooking chocolate, lelehkan, boleh merk apa saja,
  • 50 gr white cooking chocolate, lelehkan, boleh juga klo gfak pakai,
  • 2 bh pisang raja kukus, potong 1 cm, mmenurut selera, kalau saya, motongnya bulkat hehehe, dan lebih banyak, berhubung penggemar pisang hehehehehe
CARA MEMBUAT BROWNIES KUKUS PISANG RAJA ENAK :
  1. Siapkan loyang ukuran 8 x 20 x 7 cm, alas plastik tahan panas, oles margarin seluruh permukaannya.
  2. Tim hingga mencair mentega cair dan dark cooking chocolate, sisihkan.
  3. Kocok telur, gula pasir hingga mengembang dan kental, tambahkan campuran tepung terigu, cokelat bubuk dan baking powder sambil diayak, ratakan.
  4. Masukkan cairan cokelat ke dalam adonan, aduk rata.
  5. Tuang setengah bagian adonan dalam loyang, kukus selama 20 menit, angkat, jajarkan potongan pisang di atas adonan, tuang kembali sisa adonan, kukus hingga matang. Angkat, dinginkan
  6. Oles bagian atasnya dengan dark cooking chocolate, hias dengan white cooking chocolate, beri potongan pisang., untuk hasil lebih baik, campurkan dark coklat warna2 istimewa lebih baik wkwkwkw......

Senin, 03 Februari 2014

Cerita Singkat pada Lingkaran Kecil berarti

Cahaya mentari yang membias kaca-kaca jendela dalam sebuah ruang yang penuh akan kenangan,.. simfoni untaian cahaya yang mecercah gelapnya ruang, saat mentari telah berada pada sang gagah nya meyinari ruang.  Saat aktivitas yang telah menjadi rutinitas sejenak terhenti ,… hari dimana ketika dimana anak-anak sekolah libur menghabiskan harinya. Memandang langit tercermin senyuman dalam bias cahaya yang datang,.. debar jantung semakin cepat berdetak,.. udara yang hangat teras semakin panas, dicerminkan tubuh yang terasa lembab,.. hanya impian keyakinan membawa keberaniaan untuk mengatakan sesuatu yang sulit diucapkan namun sebagai tanda ucapan karena tak bias terucap,…
Kaki mulai melangkah menatap optimis apa yang ada dihadapan,.. yakin akan keyakinan yang tercipta,.. tak tahu apa yang pertama kali harus diutarakan lewat kata atau lewat cara yang mengindahkan dirinya,.. ingin membuat sebuah dramatis dalam sebuah air mata,.. namun hati ini tak sanggup tuk melakukannya ,.. saat ia sedih hati ini semakin sedih,.. hanya berprinsip selagi nafas ini masih bisa menghirup udara begitu lepas, tak ada air mata yang menghiasi pipinya,.. telah banyak kepedihan dan kekecewaan yang ia alami soal hubungan, tak mau jatuh dalam lubang yang sama,..



Tepat mentari telah berada diatas kepala, sinar yang begitu terang dalam bias,… secara spontan berbuat tingkah laku yang membuatnya kesal dan marah,,.. namun tak ada air mata,.. kata mulai berlomba-lomba dalam api, kata yang mengakhiri pada ring tinju,.. tak ada satu kata pun yang kalah maupun mengalah,… dalam bercumbu pada api yang mulai membara,…
Akhirnya, kaki ini mulai bergegas tuk mengambil lingkaran kecil pada tempat yang telah dicita-citakan,.. bergegas dengan cepat saat telah mendapatkan lingkaran kecil ini, dalam hati takut jika ia tak sanggup dalam api yang kuberikan lewat kata. Apakah ia bisa menerima semua ini oleh laki-laki sepertiku ???
Sampai pada hadapan nya, tanpa kata yang tak terucap dengan cara kukenakan lingkaran kecil pada jari manis kanan nya,.. Saranghaeo,.. Sayank,…
Terpancar sipu malu yang menghiasi wajah yang merah merona,.. tak ada kata ,.. api yang tadi telah membara seakan sirna dalam senyuman yang dalam kehangatan sipu tak terucap,.. lewat mata kami bercerita, lewat hati kami bercengkrama dalam hayutan kebahagiaan,…

Saat Lingkaran kecil ini telah bersama yang tersayang,..

Kamis, 16 Januari 2014

surat ke 2 ( ibu mertuaku tersayang )



Asalamualaikum wr.wb.

Buat wanita yang begitu lembut dan telah berhasil mendidik tulang rusukku...

Hingga kelembutanya mampu membuat hatiku luluh dan mencintai dengan ketulusan...

Saya menggoreskan tulisan ini pada curahan lembar putih yang masih kosong dan bersih...
 Pada harap yang tak pernah lepas dari setiap sebuah kebahagian.

Ibu mertuaku yang baik hati ....

Memperkenalkan diri terlebih dahulu, mungkin tak begitu buruk,

Saya, yaa...

saya hanya seorang wanita biasa, dari keluarga biasa, yang ketaatanya juga biasa, ....

mempunyai kecantikan yang tak pantas diperhitungkan karena sangat biasa
pula, dengan ketabahan yang tak seberapa....

Sayabukan layaknya siti khadijah ra yang begitu mulia di mata ALLAH dan rasulullah...

Sayabukan seperti siti aisyah ra yang begitu cerdas untuk mendampingi suaminya

Sayabukan juga sama dengan al-khansa yang sangat bijak dalam mendidik mujahid-mujahidahnya....

Saya hanya wanita biasa , Untuk disederhanakan dari sebuah penilaian, ...
Tetapi ibu...

Saya hanyalah wanita akhir zaman yang ingin menjadi wanita sholehah....

Saya hanya wanita yang ingin menjadi istri yang baik untuk putra yang telah engkau lahirkan...

Menjadi menantu yang disayang untuk sama2 menyangi putramu...

Saya tidak akan memonopoli kasih sayang mu untuk mendapat perhatianya...

Tidak akan membuat jarak antara kalian berdua....

Tidak juga mengambilnya darimu.....

Justru saya akan membuatnya lebih taat padamu....

Saya hanya wanita biasa yang akan mengabdi padanya dan padamu  ibu mertuaku ...

 membesarkan mujahid-mujahidah kami yang akan menjadi cucu-cucumu....

Saya akan berusaha membawanya lebih Menghormatimu, sebab surganya adalah telapak kakimu...

Saya hanya wanita biasa, yang hanya ingin menyayangimu dengan kebijaksanaan dan mendapat ridhomu untk menjadikanya imam dan pelindungku serta anak2ku kelak....

Saya harap kita bisa menjadi rekan yang baik,…

Karena pernikahan adalah membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu…

Butuh banyak kesabaran untuk menghadapi banyaknya kejutan – kejutan dari perbedaan antara kami,….

Saya berharap engkau dapat menjadi penasehat jika ku sedang dalam ke alpaan…

Menjadi pendegar yang setia saat saya ingin berbagi….

Karena sekali lagi saya bukanlah siti hajar yang sabar dalam penderitaan….

Pun menjadi harapmu untuk cita-cita putramu tersenyumkenyamanan dalam ketenangan....

Wassalamualaikum,……Wr…Wb…..


Dari perempuan 
yang  sangat menyayangimu 
dan menjadi menantu wanitamu 

Rabu, 15 Januari 2014

surat 1 ( tak ada alasanku untuk tidak mencintaimu )

15 januari 2014 

Pukul 01:28

Aku masih belum sempat untuk bermimpi indah tentangmu, mataku sangat enggan untuk terpejam, dan memory ku masih berkeliling dengan perjalanan beberapa waktu silam.
Aku mencintaimu tanpa alasan
Ntahlah, terlalu sederhana sekali cinta itu, jika kebanyakan orang mengungkapkanya begitu, aku tidak setuju, semua yang ada didunia ini termasuk cinta punya alasan, seperti kamu, kamu lahir kedunia ini juga beralasan, dengan alasan bijak, terlahir karena cinta dari kedua orang tua...
Begitupun aku mencintainya...
Aku mencintainya karena tak ada alasanku untuk tidak untuk mencintainya....
Buat kamu yang saat ini sedang memejamkan mata, dan bermimpi indah yaa...
Kamu tahu, kenapa aku begitu mencintaimu,

1. kamu tidak pernah meninggalkan shalat wajibmu
kurasa, kelak kamu akan menjadi imam yang baik untukku dan anak2ku.

2. Kamu tidak pernah dalam 3 jam tidak mengabariku, kecuali saat kamu tertidur.
Akan tiba saatnya ketika kamu terbiasa tak menghubungiku, maka akan menjadi biasalah kita dalam ketidak tahuan, tetapi kamu tidak, sesibuk apapun kamu dengan pekerjaan kantormu, kamu selalu menyempatkan untuk mengabariku, begitu mengkhawatirkanku, begitu berartikah aku dihidupmu... hehehehe

.....buat kamu yang selalu ada waktu untuk melihat wajahku, meski dari sebuah video call  dalam ramainya pekerjaamu, maacih syang.



buat yang tersayang, maacih udah nemani bobok saat libur kerja, walau kecukupan itu hanya mampu di uraikan oleh layar Labtop :*

3. Kamu tidak pernah marah ketika melihat perbuatanku yang terkadang menyakitimu, kamu hanya memberi penjelasan sedikit kekecewaanmu, lalu aku meminta maaf, dan kita berbaikan kembali.
Kamu itu terlihat sedikit bawel terkadang, tapi hatimu begitu lembut dan pemaaf, meski terkadang aku yang salah, kamu selalu mengalah, agar hubungan kita baik2 saja.

4. Kamu itu rela berkorban dan selalu ingin membahagiakan aku dengan cara romantismu.
Caramu yang begitu menawan, bela2in buatin kejutan saat ulang tahun ku.

saranghaeo ayang....:*

5. Tingkat kepekaanmu sangat tinggi
Kepedulianmu yang terkadang tak terbaca, tapi lebih mengerti aku dalam memahami, kamu tidak pernah sekalipun membuatku cemburu dengan wanita lain saat kita berhubungan, karena kamu sangat tahu menempatkan posisimu.

6. Kamu pelindung yang baik
Kamu selalu percaya padaku, dan selalu mengerti apa yang kulakukan, sebab kamu selalu berusaha untuk mengerti apa yang kulakukan bukan hanya sekedar tersirat tetapi makna yang tersirat.

7. Kamu yang bersungguh2
Kamu yang bersungguh2 ingin menjagaku dengan menjadikanmu pendamping di suka dukaku, saat dimana kamu dengan beraninya mendatangi kedua orang tuaku mengatakan keyakinanmu padaku.

Aku tidak tahu lagi menjelaskanya ,untuk bagaimana aku tak menyukaimu...
Karena tidak ada alasan untk aku tidak mencintaimu.


perempuan yang begitu bahagia 
dengan cara cinta kamu 
yang begitu sangat istimewa

Selasa, 07 Januari 2014

klaten Itu Kita



Sipit......

Aku ingin menatap matamu, yang ketika kamu tersenyum ia mengilang malu-malu...
Aku ingin membuka kelopaknya, mengitung jumlah bulu matamu...
Aku mau merabanya, memandangnya berlama-lama, selaksa kedamaian yang jatuh kehatiku....

Cina....
Aku meyakini bahwa kamu memang keturunan, hingga aku sempat menyebutmu dengan itu....

Bawel....

22 desember 2013

 aku dibandara Adisucipto yogyakarta, sambil menelponmu yang berpura2 tertawa, kamu tahu, hatiku bagai bom waktu yang siap meledak saat itu,
Menjemput orang tuamu, ayah dan ibumu.....
Yang masih temaram di ingatanku, pada beberapa pertemuan yang terlampaui.
Ibumu terlihat cantik, pun ayahmu begitu bijaksana, memakai topi putih dengan langkah kaki tegap, tak jauh beda denganmu, cara senyumanya, bicaranya, dan gerak geriknya, pandangan serta ungkapanya.

Melewati jalan pedesaan yang masih banyak kerikilnya, hamparan sawah yang menghijau luas, serta bebek yang dianggon mandi di kali melontarkan kekaguman,
Memeluk wanita tua, yang sudah tak asing lagi di ingatan, keharuan membuyarkan ungkapan kekangenan, melontarkan airmata yang tak terbendung, aku menyebutnya mbah....
Mbah sepertimu bawel, tapi ia penyayang, ramah tersenyum dan penuh kasih sayang....
Klaten itu Kita
Kita itu keluarga, saling melengkapi dan utuh berbagi,,,

Aku bercerita pada senja, pada lereng bukit pegunungan seribu yang begitu anggun dikediamanya, suara adzan yang selalu terdengar nyaring disamping rumah, menumbuhkan citra kedamaian dan ketenangan hati, ketukan alas kaki anak2 yang berlari dihalaman ....
menyairkan irama musik alami...
 ditambah derasnya sumber air sawah yangmeritmekan keheningan desa....begitu ideal untuk menciptakan ketentraman penghuninya.
Fajar berdamai diantara mentari nan elok, menyelimuti dengan mega di bhiru indahnya langit klaten....

Kami menyusuri jalan setapak, jalan yang melingkar mengelilingi potongan hijaunya padi yang tertanam,
Aku, ayahmu dan ibu.... bercengkrama dan saling berbagi kehidupan, porosnya gunung merapi, merbabu dan lawu menjadi menyeka penglihatan, 3 bukit tinggi yang menjulang indah, diantara perasaan yang berbeda, menjadi mengganti apa yang ku sebut orang tua, mereka adalah kita, bagian yang tak terpisahkan, adalah hati yang penyejuk kemelutan....
Memahami, mengerti dan ungkapkan cara penempatan diri, ....
Senyuman , rona merahnya mentari ikut mengamati perlahan...
....

Klaten itu kita..........
Menanti senja dengan duduk di halaman masjid,
Membantu membereskan peralatan mengaji dan saling berbagi rasa dengan lingkungan, cukup menyatakan binar cahaya mata yang enggan menghilang...
Shalat berjamaah dengan mereka, orang tuamu, yang kelak akan kuhormati layaknya hal paling berharga untuk membawamu menuju surga, ....
Berpaling cara, hanya untuk menanyakan semua tentangmu, dan menikmati masakanku yang ala kadar ....
dengan tertawa renyah sambil mengunyah...

Klaten itu kita......
Aku yang bukan orang asing, aku bukan hanya mencatat setiap prilaku yang terjadi, bkan pula penggali kenangan mereka, atau juga menyimpan memory mereka untuk kumuseumkan di benak..
Bukaaan!!!!!!!!....
Aku hanya ada, karena kita, kita berawal disana, dari cinta mereka, dari perkenalan, pertemuan kita, lalu menjadi ada didalam ....
Aku akan membawa setiap celah2ya waktu dan menjadi sahdu yang tersusun rapi dalam kebersamaan....
Mereka itu adalah kamu...
Kamu yang berawal dari sana..
Kamu yang ada karena mereka ada disana...
Dan kita akan menarik disana....

Klaten itu kita......
Melelapkan diri bersama wanita yang paling kamu cintai dan banggakan..
Menatap guratan menawanya garis bibir...
 yang pertama kali kamu lihat saat terlahir didunia dalam kehangatan pelukanya...
menyium aroma yang selama ini menjadi satu kasih  dalam dirimu...
mengeja bicaranya yang tak terbaca telinga tetapi terdengar mata, menyatakan sebuah maksud.....

klaten itu kita........
aku ditemukan dan kemudian terlalu nyaman disana ....
apa yang tdk pernah kudatangi, namun kudapatkan disana...
aku kini punya apa yang yang lebih dari sebuah harapan...
punya berlama2 ada pada mereka...
karena klaten itu kita...
aku, kamu, ayah, ibu, serta mereka dan mereka yang telah saling tertemukan....

lebih dari sekedar perasaan senang, haru, mereka menjadi satu di bagian terdalaam hati....
kita terpotong2 dalam bagian...
menjadi utuh di klaten penuh cinta....
“aku, ayah, ibumu yang di indahkan ketika liburan di klaten”

Senin, 06 Januari 2014

Kisah ku,..



Bertajuk cerita yang tak tentu namun punya arah tertuju yang pasti,..

Tulang rusuk yang selama ini ku cari,..
 telah menyatu menjadi satu dalam jiwa ini,..
 hati yang dulu tak mengerti akan perasaan apa yang dirasakan,..
saat cerita telah terbuat,..
saat semua telah jelas dalam arah tertuju ialah kebahagiaan.
Saat diri ini hanya mengenal duduk manis memakai baju merah putih menatap guru yang mengajar, pulang ke rumah tuk bermain,.. bermain kelereng sampai petang datang,… saat malam yang dihabiskan hanya tidur,.. menyambut pagi yang diantar oleh ayah,… saat ceria yang hanya dihiasi oleh bermain dan bermain,..
Saat yang bersamaan seorang perempuan yang manis datang tuk mengenal diri ini,..

 lingkungan ku yang sama,.. teman, guru dan sekolah.
Perempuan menghampiriku dengan sejuta penuh cinta tulus yang ia persembahkan,.. memberikan “Keripik jaipong”.

Rasa malu, tak tahu, aneh dan bingung,.. mengapa ia berikan ini. Ia dengan sedikit marah untuk menutupi rasa malu akan perasaan yang ia rasakan bernama “cinta”

aku hanya diam dengan perasaan malu yang luar biasa di olok-olok teman-teman yang mengelilingi kami,.. sungguh aneh. Aku pun ak tahu apa yang ia rasakan dan mengapa ia berbuat begitu,.. kami seperti musuh yang tak ada sapaan tuk di ucapkan lewat kata-kata.

Tiba waktu saat aku meninggalkan desa yang penuh kesunyiaan malam yang dihiasi suara jangkrik dan babi hutan. Saat ku meninggalkan kenangan masa putih merahku yang ku tak tahu mengapa ia ada akan perasaannya kepada ku,..

Tiap saat aku makan keripik jaipong aku selalu mengingatnya,.. ceria manisnya selalu terbayang dalam benak ini. Beranjak saat aku mengenakkan pakaian putih abu-abu. Orang yang ingin sekali ku temui ialah ia yang memberiku keripik jaipong. Pernah bermimpi dalam lelap tidurku, aku kembali ke desa yang penuh kesunyian malam yang dihiasi suara jangkrik dan babi hutan. Tapi, entah kapan,… aku ingin meminta maaf atas ketidaktahuanku akan perasaan yang ia sampaikan. Ternyata, di saat yang bersamaan ia telah mempunyai pendamping dalam kesehariannya. Ada rasa kesel terbesit dalam hati. “ngapa lah ia udah punya”.. perasaan kecewa atau bahagia namun ku juga tak menyadarinya. Saat pertama kami mulai berkomunikasi, perasaan yang sama yang kurasakan saat ku mengenakkan pakaian putih merah tetap sama. Rasa malu dan tak tahu itu sama,…

kebodohan yang belum sangat mengenal  yang namanya “cinta”. Namun, ia seakan-akan hanya basa-basi, mungkin karena ia menghargai pendampingnya saat itu.
Satu tahun berlalu sejak tak ada lagi komunikasi yang terjalin antara kami,.. malam hari, saat ku bersama teman wanitaku sedang keluar. Di waktu yang sama ia menelphone ku dengan nomor yang baru. Itu pun yang berbicara ialah teman ia,.. aku sungguh senang tanpa memikirkan perasaan teman wanita yang ada bersamaku. Mulai kami bercerita, dan akhirnya ia yang dengan suaranya kami habiskan dengan canda tawa, keluh kesah ia sampaikan. Hubungan yang terjalin begitu saja, saat ia memutuskan tuk meninggalkan pendamping nya yang tak memperdulikan ia lagi dan selalu menyakiti. Yang aku rasakan dengan ketidaktahuan ku akan apa yang kurasakan. Aku memiliki keyakinan kepada perempuan ceria manisnya “keripik jaipong”.

Semakin lama semakin aku memahami cinta itu apa, dan apa perasaan yang ku rasakan yang ku sebut keyakinan. Dengan cara ia yang begitu aneh membuat aku paham akan perasaanku sendiri. Cara yang bahkan tak dimengerti saat emosi itu telah muncul dan pikiran kotor yang merusak.

 Cara yang begitu relevan akan realitas kehidupan, ia dengan senyum malunya dan kecantikan yang ia pancarkan.

Ku telah menemukan apa arti perasaan yang ia sampaikan lewat keripik jaipong, ia ialah tulang rusukku yang kucari selama ini. Saat kami telah mengucap janji segenap ketulusan kami selalu bersama, dengan ku mengenakan cincin pada jari manisnya. 
Saranghaeo sayank,.. J :*

Minggu, 05 Januari 2014

semua tentang RASA


Itukah kamu ?

Langit Yogya yang temaram
enggan bergumam
Hujan yang awet
menyeringai cerewet
Dinginnya malam
Menambah cercah kelam
Kerinduan yang menghujam
menancapkan resah yang mengalir mengenyam
menyeiringi lekuk-lekuk terdalam

Tiba-tiba saja sosok itu muncul kembali
Perasaan menggebu hadir kembali
Menyesal sedikit akan penantiang yang tak berujung kembali

Tergambar parasmu
Terdengar tawa renyahmu
Tersimpul senyum manismu
Demi ALLAH, aku merindukanmu!

Aku ragu menyebut rasa
Aku ragu menyebut damba
Karena kisah kita sebenarnya tak benar-benar ada satu antara
Karena cerita kita sebenarnya tak benar-benar tercipta di waktu bersama

Itukah kamu?
Seseorang yang pantas kucintai daripada kubenci

Itukah kamu?
Sosok semu yang hanya beberapa kali kutemui pada mimpi

Tanpa alasan yang pasti
Meskipun kita berjarak lagi

Aku masih terus menyelipkan namamu dalam doa kala sunyi
Setiap pagi
Setiap hari

Aku benci sendiri
Terutama ketika kutahu kautak lagi di sini

Aku takut dihantui sosok rindumu tak tertahan lagi
Sosok yang  kucintai dan kukagumi setengah mati
Dari perempuan yang 
Merindukanmu tak pernah bosan,
meski harus bertahan pada jeda waktu.

Semua yang kubilang Kamu! 

Semua yang kubilang kamu
adalah langit yang membuai riuh dalam bhiru
Semua yang kubilang kamu
adalah sapa lembut hangat matahari yang meluluhkan kepedihan
Semua yang kubilang kamu
adalah cahaya yang menelusup lewat jendela kamarku
Semua yang kubilang kamu adalah rayu
Tempat kita memejamkan mata sejenak
dari lelahnya nyata

Sepotong sepi yang memayungi
Memecah identitas yang tersembunyi
Kauarahkan sayapku ke sana ke mari
Menyentuh tatap yang tak pernah kutemui

Tak ada ragu bagimu
karena cinta telah menyerah pada pengasingannya
pisau yang tersembunyi
Menjawab tanya yang menggerogoti
Bunuh aku dengan rindu yang selalu ingin kausudahi!

Semua yang kubilang kamu
adalah angan yang tak mampu menyentuh bibir kenyataan
Semua yang kubilang kamu
adalah tawa di balik pelupuk air mata

Semua yang kubilang kamu
adalah kita
yang tetap saja berjarak



Aku Ingin Mendekapmu :') 


Aku ingin mendekapmu 
Walau rengkuhan jarak itu tak pernah mengizinkan kita bertemu

Aku ingin mendekapmu
Walau jemari kita belum saling menggenggam sampai detik ini

Aku ingin mendekapmu
Walau kita belum saling mengenggam dan bertemu

Aku ingin mendekapmu
Walau tinggi badanmu jauh diatasku

Aku ingin mendekapmu
Saat kamu kelelahan menjalani riuhnya aktivitas
Saat kamu rapuh dan menangis
Saat kamu merasa bahwa dunia terlalu keras untuk kaujalani sendiri
Saat kamu mengira tak seorangpun yang peduli pada perasaanmu

Aku ingin mendekapmu
Saat pertama kali aku membuka mata dari tidur lelapku
Saat hanya kamu yang kulihat dibangun pagi hariku
saat cukup kamu yang kutatap ketika ada pada waktumu

Aku ingin mendekapmu 
Di bawah hangatnya sinar mentari pagi
Di bawah teriknya surya yang meradang menyerang
Di bawah redupnya matahari kala senja
Di bawah sinar rembulan dengan hiasan bintangdi langitnya bergermerlap

Aku ingin mendekapmu
Saat angin dengan nakalnya menggelitikmu dan meniup lembut rambutmu
menciumi bulu kulitmu yang merekah

Aku ingin mendekapmu 
Saat rindu mengganggu laju kerja otak dan hatimu

Aku ingin mendekapmu
Saat langit sedang menenun benang-benang hujan
Lalu kita saling mendekap dibawah deras rindunya
Hanya berpayung rambut basah dengan balutan senyum bahagia
Sungguh, aku mencintaimu

Aku ingin mendekapmu, sampai Tuhan memeluk kita.

Sabtu, 04 Januari 2014

secuil senyuman di gombong :)



Gombong, 1 januari 2014
mendapati kota gombong, kali pertama dengan menapaki tangga dimulai saat mendatangi terminal gombong, dimana baru saja selesai menurunkan diri dari kereta api yang melaju dari stasiun tugu ke kota kecil disalah satu kabupaten kebumen , propinsi jawa tengah tersebut.....
Masih berisik dengan kendaraan, pejalan kaki yang lalu lalang di gang sempit samping kossan, ....
Pada embun pagi yang menemani kesejukan merunduk dalam kalbu....
 membawa harapan indah,
Peluk aku pada mimpi yang akhirnya nyata, genggam jemariku, dan tuntun aku pada jalan bahagia....
Sang mentari berbagi cerita menata semua kelu yang pernah ada...
 dan menghapus duka menjadi senyuman panjang yang membekas....
Semuanya pasti sama, kita akan bersama menjalani waktu, mengitari hari... dan menciptakan kenangan,.....
Tak meninggalkan 2013,tetapi ada di 2014.

Gombong , 2 januari 2014
Masih pada tempat dan waktu yang sama, berdampingan mentari pagi di gombong, awanya indah sekali dan bercerita banyak hal bahagia....
Aku masih saja bermalasan, di sebuah sofa tidur, yang seukuran kecil diperkirakan hanya mampu di gunakan untuk satu orang.
Cahaya penghangat masuk dicelah2 rongga udara kamar membias sempura.....
 Manis sekali hari ini, melintasi waktu yang berawal di hari ke 2 pada januari 2014 bulan pertama,
Tersenyum simpul menyatakan bahwa aku menikmati pagi di gombong.
Seperti hidup, semua berawal dari tokoh utama yang menjalankan, dimanapun aku bermukim, semua tergantung yang menjalani, meski semuanya terbilang oleh biasa saja.....
Bahagia itu kita yang menciptakan, senyuman itu, kita yang melontarkan, dan senang itu kita yang merasakan.
Kehidupan adalaah diri kita sendiri, seramai apapun dunia, jika kita mersa sepi, maka terciptalah sunyi yg dirasakan, sehampa apaun tatapan, jika kita membuat bermakna, maka akan berartilah apa yang di lakukan......
Aku bahagia digombong, meski hanya ada di sebuah kamar kecil yang tak begitu rapi, ada lemari kayu tua, kaca datar, duabuah kursi tamu, meja kayu yang berkuran setengah meter dan setinggi pinggang orang dewasa, serta dua buah sofa tidur , ditambah 2 buah jendela, ....
Semuanya membahagiakan, mereka temanku menonton, teman berhayal sebelum tidur, dan teman tersenyum saat mengingat hal indah....
Hal –hal yang ada disekeliling kita itu....
 tergantung siapa dan apa yang akan kita lakukan , menggantung pada apa dan siapa yang memperlakukan.
Seperti baju, baju itu terlihat bagus, saat siapa dan untuk apa digunakan, jika digunakan untuk kepertemuan dan dikenakan dengan percaya diri, maka.... hasilnya pun menarik, tetapi jika digunakan untuk kesawah dan diletakkan sejajar dengan lumpur, pasti hasilnya akan kotor dan tak menarik ... melakukan hal terbaik maka setidaknya membuahkan nilai yang baik.

Gombong, 3 januari 2014 
Senja mendengarkan...
Membawa dalam pelukan kepedulian....
Berhasrat utarakan kepekaan...
Gerak, ungkapan keempatian...
Dan penantian untuk sebuah keharmonisan persahabatan.

Gombong, 4 januari 2014 
Berisik cengkrama yang ternikmati oleh kunyahan jajanan pasar yang melegit dilidah bersensasian,
Bahasa yang berdialek ngapak terasa sudahberkawan...
Meski dimulai dengan kegelian tawa untuk membiasakan.
Kami sudah serumah, dengan lingkungan bising manusia yang di bagian ruangan depan,
Balkon indah dihias anggrek ungu yang merindukan, blog2 panjang menyusun setiap sekat  yang berdampingan....
Pun dengan ruang tamu simple menyusun susunan sofa coklat muda serta tv 29 inchi, dan riuh musik jawa yang terdengar jelas sebagai penghantar tidur di tembok kanan.........
Jeritan 3 anak laki2 pemilik rumah lebih bertautan...
Saling melepas riang dalam keebohan yang panjang....
Dan aku masih setia pada labtop kesayangan....
Menjadi saksi ketulusan perjalanan.

*Hingga ntar siang, kembali kejogja, sepulang dari beberpa hari menemani seorang sahabat yang mendapat praktek untuk jurusan akademi keperawatan di Rumah sakit PKU Muhammadiyah Gombong.*

Selasa, 31 Desember 2013

ada bahagia di setiap proses LDR


apa yang mengasikkan pada jarak sejauh ini ?
aku tidak bisa menatap, dan menyentuh relung wajahmu, apa yang kita harapkan dari jarak yang ratusan kilometer memisahkan....
ketika rasa rindu menguyur, dan ku tahu engkau tak ada diisiku, sejauh ini kita bertahan dan mempertahankan.....
karena yang kurasakan sekarang cintamu msh nyata dan ada.

dalam jarak sejauh ini, kita masih bisa saling mendoakan, saling berharapan dan berimpikan.
meski saat dingin dan luka mencekam , kamu tak dudukdisampingku.
meski hanya setiap lamunanku,
menerjemahkan rasayang membaur pertemuan,
aku tahu setiap tatapanku, kita terpisah oleh ruang dan waktu , mungkin tak sesederhana cinta dalam jarak...

jarak....
bukan luka yang menyiksa iantara kita....
itu adalah sebuah cara untuk kita ada pada kesederhanaan penantian, perjuangan dan pengorbanan.

kita masih punya rasa menerjemahkan semua, meski kita tak punya ruang untuk berpeluk.
tapi kita punya rindu dan tujuan yang sama untuk bersama.

inilah istimewanya jarak, untuk kita lebih memahami arti kebersamaan kita.






Rabu, 18 Desember 2013

Cinta Pertama dan Terakhir Itu...



Kamar kecilku, 18 desember 2013

Untukmu, pria yang kubenci sejak 5 SD, namun begitu kucintai saat 6 SD.

Boleh basa-basi sedikit? Sudah berapa lama ya kita tidak bertemu? Delapan tahun kah? Bagaimana wujudmu saat ini? Masihkah pipimu merah ketika cahaya matahari  menciumi lembut pipimu? Masihkah emosian dan cerewet ketika masalah di kepalamu? Masihkah kamu bawel  untuk sebuah persahabatan? Apakah semua telah berbeda?

Untukmu, si kahne dengan senyum fantasti. 

Aku bertanya-tanya, bagaimana sinar matamu saat ini? Masihkah sejuk dan beningnya seperti dulu? Seperti kala kamu lebih pintar pelajaran matematika, dan les bersama. Saat anak-anak yang lain sibuk bermain diluar, aku dan kamu malah didalam di bangku kelas, hanya berdua. Sambil mengunyah malu-malu yang masih penuh di kepala kita, kau tampak  banyak hal padaku. Sewaktu itu, kaumasih lucu dan rese, dan aku yang tampak jutek padamu, mengikuti gerakan wajahku. Yang mengingat tanggal ultahmu dan memberikan sebuah buku. Mengingat kenangan memang indah, mampu membuat seseorang tersenyum walaupun masa itu tak akan pernah kembali.

Untukmu, yang sekarang entah berada di mana

Dulu, saat pertama kali bertemu, aku sangat membencimu. Aku benci ketika tahu kauberada diranking tiga dan aku berada diranking dua. Kamu anak baru! Kenapa ingin mengejarku dan langsung melesat masuk ke peringkat tiga? Hey! Kaubuatku gila! Sampai duduk di bangku kelas 6 pun, kita masih saja sekelas. Astaga Tuhan, siksaan apalagi ini? Tapi, entah mengapa, ada titik dimana kita tak seperti musuh, ada saat di mana kita tiba-tiba menjadi sesuatu yg berbeda buatku, dan aku tak pernah tahu mengapa rasa benci itu berubah menjadi begini. Entah mengapa rasa iri itu berevolusi menjadi cinta dalam usia dini.

Saat  berpapasan, kamu tahu aku sering melirikmu diam-diam, karena berkali-kali aku memandangmu . Saat aku jadi pembaca undang-undang upacara setiap hari Senin, kauselalu berbaris di barisan depan, kauselalu mendengarkan dengan bijak . Hey! Saat itu kita masih duduk di bangku sekolah dasar! Ya! Saat diamana kita berantem, kamu memukul lenganku, dan aku menendang kakimu, berawal saat kamu mengejekku kecentilan, dan aku tengah menahan emosi dihina dari pria yang kucinta. lalu kemudian aku pura2 pingsan, aku mendengar dari teman-teman yang melihat kita, wajahmu pucat dan cemas, aku bahagia saaat itu, kamu mengkhawatirkan aku, Mengapa kauajarkan perasaan aneh itu padaku? Dulu... Kita masih terlalu dini untuk mengerti cinta, apalagi menafsirkannya.

Untukmu, yang dulu belum ku temukan

Sedang apa kamu di sana? Apakah kaumasih ingat sosokku dan bentuk wajahku? Apakah kaumasih ingat banyak hal yang terjadi saat kita SD? Ah... Mungkin kaulupa, aku masih mengingat kenangan-kenangan itu karena aku punya perasaan yang berbeda denganmu. Entahlah... mungkin perasaanmu tak sama dengan perasaanku.

Aku masih ingat perpisahan kita kala itu, saat legalisasi ijazah di SD kita, kau tersenyum seakan mengucap selamat, karena nilai UN-ku lebih tinggi dari nilai UN-mu. Yap! Aku selalu berhasil mengalahkanmu. :p, tapi tetap saja, kamu peringkat kedua dan aku ketiga, menyebalkan, rasa cinta dan benci jadi satu,

Tanpa pengungkapkan, engkau pindah kekota pangkal pinang, bahkan menghilang saat perpisahan sekolah dasar, hanya terdengar dari ibumu yang mengambil ijazah kita, . Lalu kita terpisah, di persimpangan saat aku memberanikan diri, ingin foto bersama ketika perayaan perpisahan.

8 tahun mencarimu

Bukan mendatangi kotamu, tapi menanyakan pada teman2 kompleks rumahmu dahulu sewaktu dikotaku , SMP Sampai ku di SMA, msh memikirkanmu dalam diam meski banyak pria yang menjadi cinta monyetku...
Yap! Hingga saat aku berada disemester dua perguruan tinggi, kumenemukanmu di akun fb, namanya masih sama ADNAN KUSNANTO, kuberanikan minta maaf saat itu, dimana saat kita berantem sampai ku memukulmu dan kita akrab. Komunikasi dan smsan, tapi itu hanya ada pada tahun 2011, aku telah memiliki kekasih hati, meski memang dihatiku cinta yang masih tenang ada buatmu.

Kumemutuskan hubungan dan meganti no hp ku, demi kekasihku saat itu, meski kisah kami dikatakan aku tak bahagia, bukan! Ku ckup bahagia dan berlebih duka,  akhirnya pada  awal juni 2012 aku bertengkar hebat dengan kekasihku, tanpa komunikasi, dan kami berakhir, aku memulai kisah hidup yang ku jalani dari awal lagi, aku sengaja menelponmu adnan, nama yang tak asing lagi, hanya untuk mendengar suaramu, dan cerita ttg hidupku. lalu kita berbaikan mulai dari seorang teman lama jumpa kembali....akrab dancukup sering pada malam harinya kita bercengkrama ditelpon, 3 hari kemudian ada keyakinan yang kamu ucapkan,waw! Padahal 8 tahun kamu tak melihatku, dari itu aku mulai mencintaimu seterusnya, hingga kini, kulabuhkan cinta terakhirku padamu bersama ridho nya Ilahi. wktu itu akan indah, pada saat yang tepat, mencintaimu mulai 2004, dan ALLAH mengizinkanya th 2012, Insya ALLAH Slamanya, untuk kita bergenggaman tangan saling menguatkan.



dari seorang perempuan 
yang tak pernah lupa tanggal ulang tahunmu
yang menjadi kekasih dan  merindukanmu
saat ini.
Bintang.

Kamis, 05 Desember 2013

resep pribadi




miss you


Aku selalu perlu waktu untuk sendiri
Aku tidak pernah pikir Aku akan membutuhkanmu di sini ketika aku menangis
Dan di hari-hari sekarang ini aku merasa seperti bertahun-tahun sendirian
Dan tempat tidur di mana kamu biasa berbaring saat ini kosong di sisimu (yang biasa kau tempati)
Ketika kau berjalan pergi, aku menghitung langkah-langkah yang kau ambil
Apakah kau melihat betapa aku membutuhkanmu sekarang
Ketika Kau pergi
Potongan-potongan hatiku merindukanmu
Ketika Kau pergi
Wajah yang biasa aku ketahui, jadi kurindukan juga
Ketika Kau pergi
Kata-kata yang harus aku dengar untuk selalu membuatku dapat melalui hariku dan membuatnya baik-baik saja
Aku merindukanmu

Aku tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya
Semua yang Aku lakukan mengingatkanku padamu
Dan pakaian yang kau tinggalkan, mereka berserakan di lantai
Dan mereka (pakaian-pakaian) baunya seperti kamu, aku suka hal-hal yang kamu lakukan

Ketika kau berjalan pergi, aku menghitung langkah-langkah yang kau ambil

Apakah kau melihat betapa aku membutuhkanmu sekarang

Ketika Kau pergi
Potongan-potongan hatiku merindukanmu
Ketika Kau pergi
Wajah yang biasa aku ketahui, jadi kurindukan juga
Ketika Kau pergi
Kata-kata yang harus aku dengar untuk selalu membuatku dapat melalui hariku dan membuatnya baik-baik saja
 Aku merindukanmu





Rabu, 04 Desember 2013

bersama hangat sang fajar


04 desember 2013 gamping tengah, ambarketawang yogyakarta, pelukan mentari pagi yang menghangatkan. 

Senin, 02 Desember 2013

pria ingin apa adanya , dan wanita ingin sempurna




Pria ingin apa adanya & wanita ingin sempurna?

Pria cenderung ingin diterima apa adanya, sedangkan wanita ingin mengubah pria seperti yang diinginkannya.

Mengenai hal ini mungkin ilustrasinya seperti ini.hehehe....

Ada seorang pria bernama bagus. Dia memiliki beberapa kebiasaan yang sangat tepat menggambarkan dirinya, yaitu :

·         Bangun jam 9 pagi

·         Tidur paling cepat jam 3 pagi

·         Kamar berantakan

·         Rambutnya tidak rapi

·         Pakaiannya asal pakai dan awut – awutan

·         Bajunya pakai ulang, alia sudah dipakai akan dipakai kembali sampai benar – benar berbau

·         Makan kadang sehari 3 kali, kadang sekali, kadang tidak sama sekali

·         Memakai sepatu sport dalam acara apa pun

·         Memakai celana jeans untuk segala macam jenis acara

Apa yang kalian pikirkan tentang hal – hal di atas??????? Jika kamu pria, maka mungkin kamu akan memikirkan begini,” Oh, itu hidupnya sehari – hari ya.” Sedangkan jika kamu wanita, maka mungkin kamu akan memikirkan begini,”Alangkah berantakan hidupnya, kalau pacarku, dia akan kuubah menjadi lebih baik.” Wkwkwkwkwkw, pengalaman pribadi :p

Dari pernyataan di atas  jelas terlihat dengan nyata perbedaan antara pria dan wanita. Pria cenderung ingin seperti apa  adanya saja. Sementara itu, wanita cenderung gatal untuk mengubah sesuatu menjadi sesuai keinginannya..... hahahahaaa

Kebiasaan – kebiasaan Bagus di atas adalah kebiasaan yang sudah berlangsung tahunan sejak masuk kuliah sampai sekarang menginjak semester 8. Nah, pada semester 8 itu ia jadian dengan seorang wanita manis berbeda kampus dengannya. Jauh dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Bagus sangat berharap agar ceweknya yang baru bisa menerima dirinya apa adanya. Ia merasa sangat bahagia jika dirinya dibiarkan saja banguna jam 9 pagi, pakaian asal, kamar berantakan.

Membiarkan si Bagus dengan segala kesukaan dan kebiasaanya akan membuat Bagus merasa sangat diterima. Ia merasa dirinya sangat dihargai dan diterima apa adanya. Dan itu semua akan membuatnya semakin jatuh cinta.

Dia, sebagaimana pria lainnya, akan semakin sayang pada kekasihnya. Jangan heran, jika suatu saat dengan kesadarannya sendiri, Bagus, seperti juga pria – pria lain di dunia ini, bersedia dengan suka rela berubah demi kekasihnya.

Tapi sebaliknya, jika sang wanita sering mendikte Budi agar mengenakan pakaian tertentu, menyuruhnya membersihkan kamar, marah kalau tidak rapi, maka Bagus akan menjauh dari si wanita sebab dia merasa tidak diterima apa adanya.

Padahal, si wanita justru berpikir sebaliknya. Si wanita berpikir apa yang dilakukannya semata – mata karena sayang pada si Bagus. Dia selalu mengingatkan Bagus karena itu semua demi kebaikan si Bagus sendiri. Ingatlah, pria berbeda dengan wanita. Pria memiliki kebutuhan sangat besar agar bisa diterima sebagaimana dirinya.

Jika ia biasa memakai jeans ke semua jenis acara, jangan memarahinya dan memaksanya memakai celana kain atau bahkan berjas, atau sebaliknya jika dia menyukai celana kain atau celana yang tidak ketat seperti jeaans, jng menyuruhnya memakai yang tak dia suka, Itu akan membuatnya terluka. Biarkan saja dia. Buat kamu para wanita, meskipun gatal ingin mengubah pria pasanganmu seperti yang kalian inginkan, ingatlah bahwa para pria akan merasa didikte oleh kalian jika kalian ngotot mengubah si dia. Itu akan membuatnya kehilangan rasa simpati pada kalian.

Kalaupun dia tetap bertahan dengan kalian, boleh jadi karena dia belum menemukan pengganti diri kalian. Kalau sudah, ucapan selamat tinggal akan sampai untuk kalian......

tetapi tetap saja, untuk wara pria sebaiknya mengerti apa yang wanita maksud dan inginkan itu adalah untuk kebaikan mereka sepenuhnya. Hehehehe...”pengalaman pribadi wkwkwkwkwkw”.

Nah, beda dengan pria yang ingin diterima apa adanya, wanita justru ingin mengubah pasangannya. Oleh sebab itu, seperti diterangkan di atas, bisa timbul permasalahan antara pria dan wanita. Si pria merasa tidak diterima karena si wanita selalu berusaha mengubah dirinya.

Sedangkan si wanita merasa tidak dihargai karena tidak dimengerti kebutuhannya. Si pria merasa bahwa yang terbaik dalam hidup adalah menjadi diri sendiri.

Sementara itu si wanita merasa bahwa hal terbaik dalam hidupnya adalah memiliki pasangan yang sesuai dengan keinginannya. Karena itu jika pasangannya dirasa tidak cukup sesuai maka wanita akan mengubah pasangannya semampunya.

 Asal kalian tahu, harga diri wanita juga terletak pada sosok pasangannya. Jika pasangannya keren dan ideal maka dia akan semakin bangga dengan dirinya sendiri.

 Jiahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

“Saya bangga punya pacar keren dan rapi plus bisa menemaniku kemana – mana,” ujar si wanita. Jkgkgkgkgkg.......

 Para wanita juga perlu merasa dihargai. Dia juga ingin memiliki pacar ideal seperti yang dipikirkannya.

 Jadi, kalau dia ingin mengubah kalian para pria, sampai batas tertentu kalian kudu mengikutinya.

 Lagi pula apa salahnya berpakaian lebih rapi, bergaya hidup lebih sehat dan meluangkan waktu untuk kekasih kalian.

 Semua itu pada dasarnya lebih baik bagi hidup kalian.

 Hohohohohohoh...................................

Minggu, 01 Desember 2013

kebiasaan aneh pria dan wanita

4 kebiasaan ANEH pria & 5 kebiasaan wanita






1. Teriak-Teriak Heboh Saat Menonton Pertandingan

Pernah melompat dari kursi karena kaget mendengar teriakan pria yang sedang menonton pertandingan olahraga? Tidak hanya terjadi pada pria-pria yang dikenal, tetapi pada pria di seluruh dunia. Mereka tenang, lalu berteriak histeris gila-gilaan. Jika tim kesayangan menang, mereka akan berbunga-bunga seperti gadis yang baru dilamar, tetapi jika tim kesayangan kalah, mereka akan ngomel bahkan diam hingga keesokan harinya. Ini seperti luapan emosi, mirip wanita yang menangis jika melihat drama yang menyedihkan.....wkwkwkwkwkw

2. Punya Gadget Terbaru, Tetapi Malas Beli Baju

Berapa dari Anda yang berkali-kali mengingatkan "Pakai baju itu lagi, itu lagi, beli dong.." Apakah mereka pelit? Tidak juga, coba lihat peralatan elektronik milik mereka, semua itu dibeli dengan harga yang tidak murah. Anehnya, para pria malas membeli pakaian. Bagi mereka, pakaian tidak akan menimbulkan kebanggaan apapun (bahkan yang bermerek), gadget terbaru lebih bisa membuat mereka bangga......... J

Kalaupun mereka harus membeli pakaian, mereka akan memilih sesuai kebutuhan dan hanya mempertimbangkan warna. Tidak heran jika model pakaian pria hanya begitu-begitu saja.

3. Berantakan dan Sering Kesal Kalau Kamar Dibersihkan

Beberapa pria mendapat berkah sebagai sosok yang rapi dan teratur, tetapi mayoritas pria senang berantakan. Bukan, bukan soal penampilan, tetapi barang-barang yang ada di kamar mereka. Jika para wanita sering meletakkan barang-barang itu dalam lemari atau laci, para pria lebih suka menumpuknya di sudut-sudut kamar. Anehnya, mereka dapat menemukan barang itu dengan cepat di antara entah barang apa saja, tapi tak jarang juga dengan pria yang selalu lupa menaruh kunci motornya, yang sangat sering terlupakan dan tergeletak disembarang tempat hahahahaha...

Jika ada orang lain yang membersihkan kamar mereka tanpa izin, mereka biasanya marah karena tidak dapat menemukan barang-barang (yang sudah rapi dalam lemari atau laci) secepat jika kamar mereka berantakan. Aneh kan? .....atau mereka menganggap kamar adalah tempat keramat bagi mereka, yang tdk boleh siaapun menyentuhnya kecuali diri mereka sendiri...hohohoh

4. Ingat Berlusin-Lusin Nama Pemain Sepak Bola, Tapi Lupa Nama Ibu Anda

Coba tanya pada pacar atau suami Anda, hihihihihihihiih.....

5 Kebiasaan Aneh Wanita. Berikut ini adalah 5 hal yaitu kebiasaan aneh yang dilakukan oleh seorang wanita :


1. Belanja

Tidak dapat disangkal jika berbelanja / shopping adalah hal yang sangat diminati oleh wanita. Mengapa demikian karena mungkin sudah kodrat dari wanita yang senang berbelanja :D

2. Gadget Terbaru

Sudah pasti dari hasil survey menyatakan lebih dari 75% wanita memiliki gadget lebih canggih/mahal dari pada pria. Sebagai contoh lihat saja anak sekolah atau mahasiswa pasti banyak sekali yang wanita menggunakan gadget yang lebih bagus dari pada seorang pria.

3. Selalu Mengeluh

Coba anda perhatikan seksama di jejaring sosial, pasti yang paling banyak followers atau teman adalah akun dari seorang wanita yang isinya status-status yang berkeluh kesah agar banyak diperhatikan oleh orang lain :D

4. Selalu Merasa Benar

Ini adalah sikap manusiawi dari seseorang apabila melakukan kesalahan, tetapi tidak terhadap sesuatu jika hal tersebut adalah keinginannya pasti wanita akkan selalu berambisi terhadap keinginannya tersebut, apalagi kalo udah pakai nangis, kayak mereka aja sosok terbenar didunia ini hahaha

5. Bangga Mempunyai Pacar Banyak

Ya bisa dibilang playgirl jika seseorang wanita memiliki pacar lebih dari satu, mungkin hal ini menjadi tren pada saat ini. Akan kelihatan keren dan bernilai jual tinggi apabila wanita memiliki lebih dari 1 kekasih :D.....hahahahaha